Pengalaman Membawa Sepeda di Kereta Api

membawa sepeda di kereta api

Bersepeda adalah salah satu hobi saya selain fotografi yang saya tekuni walaupun tidak rutin. Bersepeda menjadi hobi yang menyenangkan dan di sinilah saya menjadi banyak teman yang seru dan memiliki cerita-cerita keren yang mungkin belum saya alami.

Namun bagaimana jika Minat saya Suka Explore di Padukan Dengan Bersepeda? Dan ini saya terapkan hari ini sesuai artikel ini di update (9/2/2020), saya bersepeda dan explore semarang dengan sepeda lipat namun tidak di gowes dari rumah, akan tetapi saya membawanya menggunakan transportasi Kereta Api.

Ini menjadi pengalaman pribadi ku bisa explore sambil bersepeda. Saya mencoba membawa Sepeda lipat dan di bawa ke semarang tanpa kendala apapun, Perjalanan yang saya tempuh dari Yogyakarta stasiun Lempuyangan menuju Semarang di Stasiun Semarang Tawang, hanya saja capek sih saat membawa sepeda lipat yang sudah di lipat.

Selain capek, banyak juga penumpang yang kepo penasaran dengan saya karena membawa sepeda, mungkin karena jarang melihat aktivitas seperti yang saya lakukan, jadinya banyak yang menonton ehehe…..

Oh iya, saat akan masuk di pintu menuju check in stasiun, sepeda yang saya pakai sudah saya lipat dan membawa menuju ruang tunggu stasiun.

C n9yWYRYQ69bME9uPzt1uWoKzzaM8FqYWRB08ZqUMrsP5UuGmJ8szq GppognQK5TdMtrbNm6sNcHjPZcmrX z MCmY 8w9Fd0dK75ID2CwgersKlLu6l2CxmfIJ V pKSHjURKs3iTeA3ir vZ8REQ95 LuaGLxbFw72ZtavoJZiw5yqTe8HFV4tcD3gLotgaMZxbzsf5Q8z csZndwVb cSe2df8lDaZX37QMzIvfQOxGOtH8RLZVpQYb5jLYVZqJ3ldY y5K6xYqKddRqNA4adkuIPfX4CNbw0zgFNiW09NFEv44VAXgcgSMFSvnzV5SfcoHZKhON1CY3eZI3DUvXNuZnIF4N58g7z5xut N C3WskgKaJio Gu7C6XKr54RfYrIH5TpeYEFiAG26FvbeCpOIIbuq4Sk2MW5E2AKcJ55wdggLjfmbeRVVwWqznjJzSZAuFa7nHUjKUj6SM8BsKAA32MYi2Bnqky 9pKwyJJi0P0X06oZ6QXYIQhaW1S7NfGt2cUAXYWgLXJhCAucD7Y4 rB4 ypv4Zh 9jhF9PRQX1 nESEngiLsFdgE031DyPvayitQ78SrWMRMlFzzLL0DLpIvDu6lYZ6LTyXJf361gvq82QSweIXARKBAdS3y3FGy jFu8kHwSKZAjGOuwr7CQ4GlKBriQiKmOskTGAm8VFUAlep9fmfOcqiFmMbFj46Enpv0drRgQoocc9p7 ExQgG0XH6n4k9ppBLqEPw=w1579 h888 no?pageId=109882130989637658515
Gerbong khusus sepeda © Kai.id

Jika anda memesan tiket kereta api menggunakan aplikasi Kai access anda akan menemukan menu tambah bagasi sepeda, silahkan klik menu bagasi sepeda. Akan tetapi jika menu tersedia namun kereta api tidak terdapat gerbong untuk menempatkan sepeda maka, abaikan menu itu dan tetap lah membeli.

Solusi Saya Saat Tidak Ada Gerbong Khusus Sepeda?

Karena kereta yang saya tumpangi yaitu kereta Joglosemarkerto tidak tersedia gerbong khusus sepeda. Maka dari itu solusinya adalah cari tempat duduk dekat dengan sela-sela antar gerbong, agar saya bisa menempatkan sepeda lipat.

Read :  Cara Mudah Mendaftar Akun Jenius Bank BTPN

Dengan begitu saya bisa memantau sepeda selama perjalanan, namun jika tidak mendapatkan kursi dekat antara sela-sela gerbong, tetap tempatkan sepedamu di antara sela itu, atau tempat yang memang ada tempat yang cukup luas untuk meletakkan sepeda. Selanjutnya adalah pantau setiap kereta berhenti di stasiun.

xOMB8V3gqmx2lYijE3ibCQtzunzOoi 0TL 0qBshKDGXQ71vXAxVD4Aq8Sgk9Mbh4zpqqA9xpbnUNNcwKBMeAE0VmIvLl8OZzEg8yMsE0q5e8bJb9Q9w9 sAfk5SyFDq9apF UAgeRyWXsCbJjhT6ACj757Q2C8EnDaIeU9a67X0fC72zMAYOZ9Vyn Wc ZOnwD0oS KVRSkO zmnNZD YLOipj6VBXU3ULuYgq3dhfQ9mG8XwszkAIzDGzrgKt0dDocPj6ypXAEVS6GZ4oz0weGnPVs1 gVTvDikUWTkQ0VgyHvLel57 ZyT5ulViFJBFgL9mZ7vWaYVJViqCLppfmWMKyOieRjpEvdpULTb9FwG7j01dEIaXOCBP8jZnyqhfPVSe3rMG0F6An2Vceod vJPpY9fNj2T5MMjizNIRjl3B6bpTiXnsnS7Dz4 YqPV OjPup UqmdEDkfJCoemeROqw9fZLdsxT17Dmvff0fRpuB4esEr5Ov4dDVAUl762o1nVlwNjFpVQog01peEvoaDZPRRjfqhSw39XFWg4d8EHtNjvsfa41jgLXGgYNdXKgwrV3pEZxL6UeRUoSyf1IotZbSqds7lTxhSLLrG5mEE HEg169TEBSGOPgP4JTd4ykVSY 4P13B1ZgR55FV5BcW3lI0KXG pPpq3uxar33UhOu9rHpm9LydU3bED9l6t0lVyUwXIsl 7KmVUgNY8sH1uIsf7P6T3hbBHXKW5Lk6Q8Z=w1579 h888 no?pageId=109882130989637658515
Saya menempatkan sepeda di sini ruang kosong

Inilah Peraturan Membawa Sepeda di Kereta Api

Bagi yang belum tahu saja, walaupun sepeda boleh di bawa, tidak semua sepeda boleh di bawa di Kereta Api. Ternyata peraturan-peraturan itu sudah di buat PT.Kereta Api Indonesia agar tidak mengganggu penumpang lainnya, peraturan ini saya baca di kompas.com dengan isinya sebagai berikut :

  1. Jenis sepeda yang diperbolehkan naik adalah sepeda lipat dengan ketentuan berat maksimal 20 kilogram dan ukuran roda maksimal 22 inci.
  2. Peraturan ini berlaku untuk kereta antar provinsi di Pulau Jawa, KRL Commuterline, KA Bandara, dan LRT Sumatera Selatan
  3. Khusus moda commuterline, sepeda yang dilipat harus masuk dalam dimensi maksimal 100 x 40 x 30 sentimeter.

Bagaimana, sudah cukup jelaskan. Bagi anda yang mempunyai sepeda lipat dengan ketentuan di atas, bisa di bawa menggunakan transportasi kereta api Indonesia.

Dengan begini, saya jadi bisa mendapatkan cara baru menikmati atau explore kota sebelah menggunakan sepeda yang di bawa dari rumah. Seru dan pengalaman baru tercipta dan yang pasti teman tambah banyak.

Terima kasih KAI telah membuat sepeda bisa di bawa ke Kereta Api.

Ada info tambahan ada yang tanya begini, Mau tanya, kalau bawa sepeda lipat ada biaya tambahan tidak ? Jangan khawatir, anda bawa sepeda lipat tidak ada biaya alias Gratis, sebenarnya sepeda lipat itu hampir sama seperti saat kita bawa barang atau koper sih ukurannya, jadi aman dan tidak ada biaya tambahan.

Read :  Panduan 2020 Verifikasi Paypal Menggunakan Jenius

7 Replies to “Pengalaman Membawa Sepeda di Kereta Api”

  1. Temen kantorku yang suka sepedaan harus tau nih, karena dia juga berwacana membawa sepeda dengan kereta api. Jadi nggak semua rangkaian kereta memiliki gerbong khusus sepeda ya, penting banget nih infonya.

  2. Wahh seru nih sekarang udah boleh bawa sepeda ke kereta api. Jadi makin memudahkan banget.

    Salam hangat dari kami Ibadah Mimpi

  3. yang penting mengikuti aturan sih aman mas, kalau tidak sesuai peraturan ya tidak bisa

  4. asal ikut aturan pastnya aman ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *